Ruang dan Waktu
Dalam konteks teori relativitas, waktu tidak bisa terpisahkan dari ruang. Beriringan. Waktu hanya memiliki satu dimensi. Searah. Sejalan. Maju. Oleh karenanya, kita tidak bisa memaksanya berbalik. Bisakah kamu membayangkan? Bila hendak kembali ke titik waktu tertentu, tentunya kita harus mempunyai kemampuan meletakkan semua posisi partikel pada tempat semula dengan tepat secara serempak di seluruh alam semesta—yang—jelas memiliki tingkat persentase mencapai nol. Ibarat retakan cangkir kopi yang ingin dibentuk seperti semula. Apakah bisa sedemikian sama? Mustahil. Dengan berdiri sendiri, waktu enggan menghadirkan materi seperti yang dilakukan oleh ruang dimana kita dapat melakukan gerakan sesuka hati—maju, mundur, ke atas, ke bawah, atau ke arah samping sekalipun. Namun ketahuilah, waktu menyediakan materi untuk bergerak, berubah karena gaya. Keduanya bekerja sama. Ruang dan waktu bukan hanya berbicara soal dimensi. Jauh, mencakup lebih dari itu. Menghasilkan berbagai macam letu...