Selamat Ulang Tahun, Ayah

Ayah, begitu aku memanggilmu. Aku tidak tahu apakah tulisan ini akan menjadi ucapan selamat, kumpulan harap, cerita lawas, atau mungkin rekapan ketiganya. Jelasnya, lima hari lagi tepat pada 16 Mei adalah hari ulang tahunmu. Sebuah perayaan.

Ngomong-ngomong, selamat bertambah usia. Menua bukanlah hal yang menyenangkan, bukan? Secara perlahan dan pasti, waktu telah membawamu menapaki usia setengah abad kurang tiga. Separuh kau habiskan dengan suka, separuhnya lagi berisi peristiwa yang tidak pernah kau duga. Memang, kejadian beberapa tahun lalu agak rumit untukmu, pun bagiku. Lagi pula, siapa yang menyangka? Namun kurasa, kau sudah cukup menerima sehingga aku bisa sedikit lega. Maka tetaplah seperti itu, menjadi ayah paling tangguh saat menghadapi problema. Tak apa sesekali redup, asal kembali terang kau bersedia.

Aku masih ingat betul, kemarin sore kau mengharap kelahiran bayi pertama—laki-laki—dan itu bukan aku. Adalah seorang perempuan, ternyata, yang kini telah beranjak dewasa. Dari keinginanmu itu terselip dua kata, nama seorang laki-laki yang diberikan padaku; Vido dan Vino. Lagi-lagi sebuah harapan dan benar, terlaksana juga akhirnya. Selamat Ayah, melalui impianmu itu, sekarang aku dapat dengan mudah menemukan seorang teman yang mengajakku bergelut soal bola, adikku, laki-laki.

Cerita-cerita lalu sepertinya memang menyenangkan untuk kembali diletupkan lewat obrolan. Namun, ya, jarak dan waktu kian beroposisi dengan kita sekarang ini. Semakin jauh dan jarang bertemu. Intensitas pertemuan berkurang, tak sama seperti dulu dimana hampir setiap hari bertatap muka. Aku masih seorang anak yang manja, katamu. Selalu meminta diantar jemput ketika berangkat dan pulang sekolah, dari TK hingga SMA. Terkadang mengadu padamu kalau-kalau ada pria yang membuat patah hati dan kau, membelaku, tentu. Menggorengkan telur dan tahu, mengupas mangga—buah kesukaanku. Itu dua tahun lalu, untuk merasakannya lagi sekarang, ah, bukan perkara mudah. Bersua dan menghabiskan waktu berdua adalah suatu kesempatan langka. Jarang sudah. Bila cukup beruntung, aku dapat menemui di Malang, di kedai kopi. Membicarakan bagaimana kehidupan disini, keadaan rumah, atau jika mau lebih rumit sedikit; mengenai politik. Berdebat. Berdua.

Sebagai seorang anak, jelas, menginginkanmu bahagia secara utuh, dan aku berusaha menaburkan doa-doa baik itu, selalu. Banyak suka, jauh dari lara. Sedikit keluh, dikarunia sehat tubuh. Tetaplah baik-baik saja sampai aku menjadi seperti apa yang kau semogakan.

Bagiku, engkau adalah sosok ayah paling mengerti dan, ya, menyebalkan, juga. Paling mengerti mauku. Kebebasan. Aku berterima kasih lantaran diberi keleluasaan untuk memilih, berpakaian sesuai kehendakku, mengatur diriku sendiri. Seorang ayah yang tak mempermasalahkan apabila putrinya tiba di rumah dini hari. Cukup membukakan pintu, tersenyum, dan menyilakan masuk. Pertanyaan darimana, dengan siapa, dan seputarnya, singkat-singkat saja, tidak mendetail. Sebab kau mempercayaiku dan aku menjaga kepercayaanmu. Sesederhana itu.

Ayah, aku tak peduli walau lagu ‘Ibu’ banyak dinyanyikan dan harinya lebih semarak dirayakan. Aku tak peduli bahwa surga berada di telapak kakinya. Aku tak peduli, banyak orang menghadiahi bunga dan kecup manis padanya. Menurutku, kau lebih istimewa darinya. Gadismu ini amat paham akan kasih mana yang betul-betul tulus dan aku mendapatkannya darimu. Tidak dari yang lain.

Selamat ulang tahun, Ayah—lelaki terhebat, pemimpin keluarga, sekaligus teman dekatku. Usia hanya sebuah digit angka dan kau, tetap luar biasa. Semoga kebaikan mengirimu. Semoga pasangan hidupku nanti, sepertimu.

Sebuah pelukan, dariku.

Ditulis didepan kamar kos yang baru sambil menunggu waktu sahur.

—Malang, 11 Mei 2019

Comments

  1. ingin mendapatkan uang banyak dengan cara cepat ayo segera bergabung dengan kami di f4n5p0k3r
    Promo Fans**poker saat ini :
    - Bonus Freechips 5.000 - 10.000 setiap hari (1 hari dibagikan 1 kali) hanya dengan minimal deposit 50.000 dan minimal deposit 100.000 ke atas
    - Bonus Cashback 0.5% dibagikan Setiap Senin
    - Bonus Referal 20% Seumur Hidup dibagikan Setiap Kamis
    Ayo di tunggu apa lagi Segera bergabung ya, di tunggu lo ^.^

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengakuan

Tuhan, Dadu, dan Mekanika Kuantum

Peran